Dieng

Menurut legenda, Dieng- yang dalam bahasa Kawi diartikan dengan Ardhi dan Hyang, adalah tempat atau gunungnya para Dewa. Mungkin saja karena letak desa ini yang berada di ketinggian dan seolah menyatu dengan alam atas, atau memang tempat inilah yang paling ideal.

Ada juga yang mengartikannya sebagai jiwa yang sempurna. Dalam salah satu catatan masa lampau, Dieng disebut sebagai pusat migrasi orang-orang dari Keling atau Jambhudwipa (nama lain India pada zaman kerajaan dahulu) ke Yawadwipa atau Pulau Jawa. Semenjak itulah Dieng mendapatkan julukan istimewa yaitu Pingkalingganing Buwana, yang berarti jagat atau dunia yang unggul.

Terletak di antara kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, di dataran tinggi ini juga berdiri candi-candi, serta perkebunan yang membentang luas, dimana mayoritas warga memang bekerja sebagai petani. Kentang, wortel, jamur, dan beragam sayur mayur lain menjadikan tempat ini surga bagi para vegetarian.

Konon selain menjadi keraton dari seorang Rsi yang namanya gemilang di Nusantara, beredar desas-desus tentang Ratu Shiba, pemimpin wanita yang masyhur namanya di dunia. Ia diperistrikan oleh Sang Rsi yang mampu menbuktikan diri, dan melebur menjadi Cahaya yang menetap disana.

Satu tanggapan untuk “Dieng

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s