Ashtanga Yoga – The Philosophy

Dalam bahasa Sansekerta, astha berarti angka delapan. Ashtanga yoga merujuk pada delapan tahap atau komponen untuk mencapai kesempurnaan Yoga. Secara ringkas, saya membaginya menjadi dua bagian yaitu the principles yang berhubungan dengan etika dan prilaku, serta sadhana yang berarti latihan.

Yama dan Niyama – The Principles

Sebelum melakukan praktek meditasi, diperlukan pemahaman dan terutama nilai-nilai moralitas yang dimiliki oleh seorang praktisi. Itulah yang digambarkan pada dua tahap awal ashtanga yoga ini.

Dalam tradisi yoga klasik, seorang praktisi mempersiapkan diri melalui yama dan niyama sebelum mulai melatih ketajaman spiritualnya. Ini menjadi fondasi untuk mengokohkan pengetahuan dan benih-benih kebijaksanaan dalam diri.

Keduanya lalu dibagi menjadi Pancha Yama dan Pancha Niyama versi Yoga Sutra Patanjali, serta Dasa Yama dan Dasa Nyama versi kitab Sarasmuccaya.

Sercara garis besar Yama adalah etika moral universal, atau ketentuan yang melandasi hubungan seseorang dengan sesama dan alam semesta, agar senantiasa membawa keseimbangan. Sementara Niyama adalah disiplin diri. Berikut detailnya:

1. Pancha Yama dan Dasa Yama

Pancha Yama

Ahimsa (non violence), Satya (truthfulness), Asteya (non stealing), Brahmacarya (hidup dalam pengendalian diri, mentransmutasi energi ke pusat-pusat yang lebih tinggi/ kehidupan yang suci), Aparigraha (tidak menerima apapun yang tidak diperlukan dalam kehidupan, tidak serakah).

Dasa Yama

•Anresangsya: tidak egois
•Ksama: forgiveness
•Satya: truthfulness
•Ahimsa: tidak menyakiti, tidak melakukan kekerasan.
•Dama: pengendalian diri, bijaksana dan mampu menasehati diri sendiri.
•Arjawa: sincerity, straightness, nonhypocrisy.
•Prasada: senantiasa berpikir dan berhati jernih dan suci.
•Priti: Memiliki kasih sayang pada semua makhluk.
•Madurya: ramah, sopan, dan lemah lembut.
•Madarwa: rendah hati, mengerti bahwa keadaan adalah anugerah dan kehendak Yang Maha Kuasa.

2. Pancha Niyama dan Dasa Niyama

Pancha Niyama

Saucha (cleanliness), santosa (contentment, self optimism), tapas (austerity, self discipline), svadhaya (pengembangan diri melalui belajar, refleksi, dan introspeksi), isvara pranidhana (menyerahkan identitas ego pribadi pada Tuhan, berserah pada kekuatan adikodrati).

Dasa Niyama

•Dana: bersifat dermawan, senantiasa melayani tanpa pamrih (menghindari kata menolong dan membantu, seolah diri kita memiliki peran besar, melayani adalah upaya manusia untuk berkarya dan menjadi berarti.)
•Ijya: melaksanakan upacara/ritual/tradisi pemujaan, atau sembahyang.
•Tapa: komitmen mendalam pada sadhana.
•Dhyana: senantiasa memusatkan pikiran pada Yang Maha Kuasa.
•Upasthanigraha: pengendalian hawa nafsu seksual
•Svadhyaya: memberdayakan diri terutama dengan meningkatkan kecerdasan spiritual.
•Vrata: taat pada sumpah/janji
•Upavasa: berpuasa, atau memusatkan seluruh energi pada tujuan tertentu.
•Mauna: menjaga dan membatasi ucapan
•Snana: rutin melalukan penyucian/pembersihan

Sadhana

Sadhana berarti latihan, yakni ketika seluruh elemen hidup bukan sekedar untuk dijalani saja, tetapi merupakan serangkaian latihan untuk meningkatkan kesadaran. Yoga modern sangat berkonsentrasi pada tangga ketiga yaitu asana, atau bahkan langsung melenggang ke tahap ini tanpa memahami tangga pertama dan kedua. Ini menyebabkan kemajuan latihan menjadi tak terarah, sangat lamban, dan bahkan mengalami stagnasi. Asana tentu sangat menyenangkan, penuh permainan dan menjadi ruang eksplorasi yang sempurna, namun tentu kita ingin melenggang maju dengan fondasi yang kuat.

Berikut adalah kelanjutan ashtanga yoga dari tahap ketiga sampai delapan:

3. Asana: postur tubuh

4. Pranayama: Latihan untuk mengendalikan/memanipulasi prana.

5. Pratyahara: menarik seluruh perhatian ke dalam diri.

6. Dharana: konsentrasi/keterpusatan.

7. Dhyana: meditasi/ keterpusatan yang tidaknterinterupsi.

8. Samadhi: kesadaran diri.

Meditasi tanpa pengetahuan yang benar dan pemahaman adalah kesia-siaan. Untuk itu pelaksanaan yama dan niyama dibutuhkan sebagai pengalaman yang meningkatkan kesadaran.